Sunday, December 31, 2017

Perjalanan ke JETI PLTU Lontar

Bismillahirahmanirahim,
Dengam menyebut nama Allah,  utk semua permulaan dan akhir yg baik2


Waktu pergantian tahun adalah waktu libur panjang,  berpikir kemana akan jalan2 di wilayah sekitar mauk Tangerang,  akhirnya muncul ide ke jeti (sebetulnya sy gatau teks yg benar utk kata 'jeti').  Jeti adalah tempat dimana kita bisa liat cukup dekat dengan PLTU bagian belakang yg menerima kiriman batu bara dr luar pulau Jawa,  berlabuhnya kapal tongkang yg bawa batu bara. Sebetulnya sy pernah kunjungan ke PLTU dan dibawa ke bagian belakang dg jalur legal (hihi)  ya di anter bus oleh pihak PLTU.  Loh berarti jeti ilegal dong?

Wah itu kesimpulan sy aja,  karna sbtulnya yg saya liat itu dipager besi.  Tp ada bagian kecil yg dibiarkan terbuka. Jd intinya mungkin boleh dikunjungi,  biasanya untuk orang-orang mancing,  main,  atau sekedar iseng.  Tp saya dan 2 teman,  harus meluruskan niat,  agar perjalanannya ga sia2 di mata Allah,  bismillah sebutlah observasi,  atau mencari hikmah2 hidup.

Baik,  yg sy akan jelaskan ad bbrp poin.
1. Rute ke jeti
2. Apa yg bisa dilakukan di jet?
3. Saran2.

Tuesday, June 30, 2015

Selamatkan Kami Duhai Rabbb..


sedikitpun kami tak memiliki, hanya dititipi..

 

Akan tiba masa ketika aku mengenakan pakaian kebesaran itu, pakaian yang bersih dari kesombongan, jauh dari keminderan, ialah pakaian pilihan, pakaian putih terakhir yang nanti akan aku kenakan..
Kaya,miskin, yang lemah juga yang kuat, sehat atau sakit, solih atau durhaka, pintar atau bodoh, tua juga muda... ya, tiada beda
Aku ingin mengenakannya disambut senyum menenangkan, agar ridha setiap yang pandang, agar tidak meronta ketika ditinggalkan, apalagi terbahak kesenangan..
Mungkin belum cukup bekal yang dibawa untuk perjalanan jauh itu, biarlah Allah menjadi pemenuh segala kebutuhan..
...
Aku berusaha mencintai apa-apa yang telah Allah takdirkan untukku, semoga Allah jumpakan kita bahagia, bagai teman akrab yang lama tak bersua, disana kita berpeluk mesra..
2 menit 1 detik yang silam, disuatu tempat yang seolah indah itu kita diperkenalkan, kita menjadi saudara, juga keluarga..
Disana kita sama-sama di uji, sama-sama kita saling mengingatkan, sama-sama kita saling menguatkan, hingga akhirnya kita juga sama-sama merasa beruntung..
Maka nikmat Tuhan yang manakah yang kamu dustakan??
hajat kami terlampau banyak, kami ini tak taku malu..
kalau bukan Kau yang memberi kami petunjuk, maka kami ini umpama harimau buas yang selalu lapar..
...
ampuni kami Rabb, Alhamdulillah..
mencintai Mereka, Ibu, abah, teh lilis+pasukan, a-fian, teh nunung, a-mamat, teh eha, teh teti, syifa, heru, eki..




himpun kami dengan ampunan dan rahmat.
selamatkan kami duhai Rabbb..

"Kawan, Kau dan Aku"

Sambil dengerin one day in your life ‘michael jackson’

Assalamu'aaikum, wr,wb.,
mereka bilang, "Seperti pohon pisang, hidup untuk berbuah, dan mati setelah bermanfaat"


Entah sejak kapan kita mulai saling kenal, aku juga lupa apa sapaan pertama yang saling kita ucapkan.. 
Sekarang, saat ku tulis catatan ini, statusku masih semester 8. Yeah.. 9 juli 2014 atau tepat 10 hari pertama di bulan ramadhan 1435 H.

Karena ramadhan ini ramadhan yang berbeda.. 
ya, ini kali pertama aku coba kerja/ magang selama ramadhan full, ramadhan ini juga usiaku menginjak ke-22 dengan pemaknaan yang tentu saja berbeda dengan tahun yang lalu-lalu..
yeah, ramadhan selalu istimewa bukan??

Sunday, January 25, 2015

Alhamdulillah, astaghfirullah..
Telah bertambah sekali lagi,
Allah izinkan an 23kali ikuti  bumi mengelilingi matahari


Hatur nuhun jiddan, doanya, ucapanya,  semuanya..
Yang sembunyi2, yang terang2an, juga yang memilih dalam diam (hee)..
Semoga Allah balaskan kebaikan untuk kalian sekeluarga..
Semoga tetap ingat aan, tetep sambung  tali silaturahmi...^^


Baligh maqosidana yaallaah..
Ya wasi'al karoomi.
Muliakanlah kesayangan2ku yg Kau titipakan disisiku, selamatkan kami dalam naunganMu..


(Siang tadi, saat ikut acara milad yayasan Rydha)
Abah bilang "Dengan kekuatan dan nikmat serta kehendak Allah, kita dikumpulkan"...

Menyayangi yatim,
Memberdayakan dhuafa,
Membentuk insan sukses mulia..

Alhamdulillah, terlaksana lancar...
Silaturahmi dan Santunan 1000 anak yatim bersama bapak Agus Supriatna bin Sumantri (kepala staf TNI angakatan udara ~kalo engga salah) dan Ibu Bryan Timur Rachmawati binti Puji Santoso.
@ Masjid Asy-Syarif, al-azhar.
Jl.Puspitaloka sektor III.2 BSD



kata abah (lagi) "Kita terbiasa menggantungkan hanya kepada Allah"
Sehinga keminimalisan reaktan, menjadi hal yg biasa..  dan Allah yg mereaksikan semuanya, tetap berupaya semampu maksimal, maka alhamdulillah setiap  produknya layak disyukuri.



Banyak yg aan temui, yg hebat2, yg istimewa..
Yg memberi pelajaran, bahwa isi kepala mereka bukan hanya memikirkan kepentingan pribadi atau keluarga saja. Mereka sudah menemukan nikmatnya memikirkan banyak orang, sibuk-lelah-penat-dan sejuta pengorbanan lain telah menjadi rutinitas yg membuat mereka merasa lebih dekat dg Rabbnya..

Malunya, aan yg masih sibuk dg urusan sendiri...
sepanjang perjalanan, diusia yg makin tua, jatah hidup makin tipis, Allah kenankan aan jumpa dg mereka guru2 istimewa, kawan2 istimewa, tempat2 istimewa, pengalaman2 istimewa,..

2015 lebih baik, lebih sabar, lebih taat..
Senang melihat orang senang (dalam kebaikan)
Sedih melihat orang sedih (juga dalam kebaikan)
Tidak membudayakan meminta..
Biasakan memberi..

Wednesday, September 25, 2013

“Ia Adalah Azimat Bermakna”



“Ia Adalah Azimat Bermakna”

Bismillahirohmanirrahim,,, dengan menyebut nama Allah. Bukanlah perkara yang remeh. Seringnya ia diucapkan semoga tidak melunturkan maknanya yang amat agung.

saya senang sekali mendengar wejangan dari Ust.Ahmad shadiq (beliau dosen akhlaq tasawuf), saya berupaya merekam nasihat beliau di setiap kesempatan beliau jadi pengisi dalam sebuah acara. Saya liat, kata-kata yang keluar dari mulutnya sudah dianugerahi Allah keindahan makna, penuh nasihat. Subhanallah,semoga lisan ini juga tetap terjaga.
“biasanya, sesuatu yang terulang, itu kemudian hampa dan  kita kehilangan makna, Nah itu bahaya.” Ujar beliau, mengutip kalimat beiduzzaman Said Nursi.

Thursday, September 12, 2013

De-Ye-Es







Damai yang sederhana episode 2
Seperti salah satu ceritaku ditafak pe-ka-el.,
Saat kutulis paper ini aku lagi dengar lagu nasyid EPILOG SORANG HAMBA brother atau muzakkir gituh, yang sering ku puter dikosan. saat denger ini ada rasa nyaman, seolah membawa saya ke suatu tempat entah dimanaaa gituh, sunyi, teduh, sejuk, duduk merindu sendiri, mengenang setiap syukur yang dirasa minim padahal nikmat hidup yang sangat luar bisa. Juga teringat dosa yang memulau, semakin lebar. Sedang istghfar pun jauh dari kata  maksimal.
Epilog Seorang Hamba..
Bila mentari bersinar terang
Terpancar cahaya surya
Menguji keagungan Tuhan pencipta
Meresapi kebaikan..

Bila mentari menghilang diri
Terbit bunga kenangan lalu
Tertunduk ku terpasrah
Sering ku mengerti kadang-kala arus berliku

Oh tuhan ku yang esa ampunilah hambaMu
Berikanlah ku kekuatan mengharungi mihnahmu
Ku mohon restu hidayah dariMu rahmatilah hidupku
Terimalah ooh taubatku penghapus segala dosaku

Ya karim ya Allah
Ya rahman ya rahiim

Deruan ombak menghempas pantai
Bergelora dipukul badai
Himpunan buih Ditepian
 ia tidak berkekalan
Begitulah hidup manusia

Wednesday, August 14, 2013